Sabtu, 4 September 2010 22:14
Halaman Depan
/Kegiatan/ 
 

Creative writing

PARYASOP akan segera mengadakan CREATIVE WRITING WORKSHOP sebagai bagian dari KAMPANYE GEMAR MEMBACA & MENULIS? 1. APA YANG DIKEJAR? Creative Writing Workshop ini kami selenggarakan dengan bekerjasama dengan pihak GARDA BUDAYA sebagai Nara Sumber. Garda Budaya sendiri saat ini sedang bekerjasamad dengan PT Rohto Laboratories, dan akan menyelenggarakan LOMBA MENULIS CERITA PENDEK pada bulan Oktober 2006.

PARYASOP akan segera mengadakan CREATIVE WRITING WORKSHOP sebagai bagian dari KAMPANYE GEMAR MEMBACA & MENULIS?
  
  
  1. APA YANG DIKEJAR?
  
  Creative Writing Workshop ini kami selenggarakan dengan bekerjasama dengan pihak GARDA BUDAYA sebagai Nara Sumber. Garda Budaya sendiri saat ini sedang bekerjasamad dengan PT Rohto Laboratories, dan akan menyelenggarakan LOMBA MENULIS CERITA PENDEK pada bulan Oktober 2006.
  
  HADIAH yang ditawarkan juga sangatlah menarik, dan kami harapkan dapat menjadi stimulan bagi siswa/i juga bagi sekolah, yaitu:
  
  1.     Total Hadiah Rp 50.000.000.- untuk 48 orang juara.
  2.     Tidak kalah menarik bahwa dari hasil kompetisi Oktober 2006 tersebut akan dipilih 15 penulis terbaik yang akan dibina terus dan hasilnya akan dibukukan dan buku tersebut akan diterbitkan.
  3.     Selain itu, dengan bekerjasama dengan satu lembaga asing (UNICEF), buku tersebut akan diterjemahkan dan disebarkan di 50 universitas di seluruh dunia, khususnya universitas yang memiliki Studi Indonesia.
  4.     Sekolah memiliki jaringan baru untuk dunia sastra. Pihak Garda Budaya akan dengan senang hati membantu kegiatan-kegiatan sekolah yang bernuansa sastra dan budaya.
  
  Pembicaraan saya terakhir dengan Ibu Naning Pranoto, beliau menekankan bahwa menulis ini adalah SKILL yang bisa dilatih dan dijadikan kebutuhan hidup.
  
  Nah, beliau optimist, jika terdapat 1 saja dari sekolah kita yang punya potensi, beliau akan membimbing (jarak jauh) dengan perhatian khusus sehingga layak untuk menjadi 1 dari 15 orang tersebut.
  
  WOW!!
  
  (untuk proses pengirimannya diminta untuk 1 paket saja dari tiap sekolah. Artinya 80 orang anak asrama mengumpulkan tulisannya dan di paket kan ke JKT dalam 1 amplop. Hal ini untuk memudahkan seleksi).
  
  
  2. TUJUAN?
  
  Maksud:
  1.     Sebagai realisasi komitmen Alumni YASOP (Paryasop) dengan mengadakan program-program yang bermanfaat bagi kepada siswa/i asrama
  2.     Titik awal realisasi peran serta PARYASOP kepada para pamong dan guru sekolah SMUN, bahkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat/ sekolah-sekolah lainnya.
  3.     Merangkai dengan program PEDULI PENDIDIKAN BONA PASOGIT yang didakan oleh PARYASOP BANDUNG, dimana rangkaian kegiatannya adalah: seminar pendidikan, try out SPMB, dan Lomba karya tulis.
  4.     Merangkai dengan rencana kegiatan pelatihan ‘Menjadi Guru yang Mau dan Mampu Menulis Buku’ yang seyogyanya diadakan pada tahun 2008.
  
  
  Tujuan:
  
  1.    Dalam hal ini program yang dimaksud adalah yang kita sebut sebagai ‘campaign senang membaca dan menulis’ di kalangan dunia pendidikan di Bona Pasogit (siswa/i dan tenaga pengajar).
  2.     Memberi kesadaran tentang adanya kecerdasan lain yang dapat terus diasah selain intelegensia logis matematis, yaitu kecerdasan linguistik
  3.     Mengkampanyekan alternatif budaya menulis sebagai budaya yang akan memperkaya kualitas diri dan makna  seseorang bahkan kualitas diri dan makna suatu masyarakat.
  
  
  
  3. KERANGKA BERPIKIR?
  Setiap orang tentulah memiliki potensi membaca dan menulis,"demikian menurut Hernowo penulis buku Word Smart.
  
  Hal ini tentu sejalan dengan tokoh idola dunia pendidikan saat ini, Howard Gardner dan muridnya Daniel Golman, yang menyatakan bahwa setiap orang memiliki satu atau lebih dari 8 jenis kecerdasan, yaitu: Intelegensia linguistik, Intelegensia logis matematis, Intelegensia visual spasial, Intelegensia kinestetik, Intelegensia musik, Intelegensia naturalis, Intelegensia interpersonal, Intelegensia intrapersonal.
  
  Setiap individu memiliki 1 atau lebih dari jenis kecerdasan diatas, namun memiliki 1 atau lebih kecerdasan yang paling menonjol dalam dirinya.
  
  Dalam hal ini, yang hendak kita beri ruang untuk dikenali lebih dalam adalah Intelegensia Linguistik, melalui menggali kemampuan creative writing.
  
  Mengapa?
  1.     Kecenderungan lama adalah mengasah habis-habisan intelegensia logis matematis tanpa menghiraukan intelegensia yang lain.
  Alangkah sayangnya!!
  
  2.     Padahal bukan berarti menulis tidak bisa dilakukan oleh ‘ANAK IPA’, atau hanya pantas untuk ‘ANAK BAHASA’, dll yang mendiskreditkan pentingya kemampuan menulis ini.
  
  Beberapa fakta: Pemimpin Redaksi Majalah Tempo saat ini, Bambang Harimukti, adalah seorang alumni ITB. Pemimpin Redaksi Harian Kompas saat ini adalah Surya Pratomo, juga seorang alumni ITB. Dan tentu masih banyak contoh-contoh yang lainnya.
  
  Menulis juga bukan hanya milik Guru Bahasa Indonesia atau Guru Bahasa asing, namun menjadi kebutuhan setiap insan yang terlibat dalam dunia akademi.
  
  3. Malahan,  inti utama kemampuan menulis adalah memperkaya kualitas diri  seseorang bahkan menjadi lebih bermakna (mengikat makna).
  
  Bagaimana???
    
   Belajar dan berlatih membaca dan menulis sangat kental untuk 'mengikat makna' untuk memberdayakan seseorang yang melakukan kegiatan baca tulis. Artinya, menjadi penulis 'beneran' menjadi tujuan kedua. Namun dengan membaca dan menulis, seseorang akan mampu menemukan kebanggaan dalam dirinya karena dapat 'menggiring' dirinya menjadi sesuatu yang baru dan berbeda dari yang sebelumnya.  
   Dengan menulis seseorang akan terasah kepekaannya untuk melihat kondisi sosial dan lingkungannya. ‘melek’ sosial, ekonomi, pendidikan, alam, dll.  
   Dengan menulis seseorang akan memperluas wawasannya, karena seorang penulis tidak akan berhenti mengasah diri dan terus membaca untuk mendapatkan referensi-referensi baru.
  ·         Intinya, dengan titik awal melatih kepekaan menulis, dapat menggiring kita:
  -         memperkaya kualitas diri menjadi lebih bermakna.
  -         membaca dan menulis (MM) membebaskan diri.
  -         MM untuk mengkristalkan gagasan-gagasan orisinil dalam diri yang terus berkeliaran untuk diikat dan dirumuskan dalam bentuk yang jelas dan tertata.
  -         MM untuk mendistribusikan ilmu.
  -         MM untuk merencanakan masa depan secara lebih bertanggungjawab dan terarah.
  -         MM mendekatkan seseorang kepada diri uniknya.
  
  4.   KAPAN?? DIMANA??
  
  BALIGE:    
  Tahap I: (Untuk Guru-Guru SMA sekitar)
  Lokasi                  : Aula Asrama YASOP
            Hari/ Tanggal       : Rabu, 13 Sept 06
  Waktu                 : 15:00 – 17:00            
  Target Peserta     : 40 orang guru dari SMUN2 dan 4 SMA lainnnya.    
  
  Tahap II: (Untuk siswa/i SMA 2 & SMA sekitar)
  Lokasi                  : Aula Asrama YASOP
            Hari/ Tanggal       : Kamis, 14 Sept 06
  Waktu                 : 14:00 – 17:00            
  Target Peserta     : 200 orang tdd 150 orang dari SMUN2 dan 50
    orang dari 4 sekolah lainnya.          
  Tahap III: (Khusus untuk siswa/i ASRAMA YASOP kelas 2 & 1)
  Lokasi                  : Aula Asrama YASOP
            Hari/ Tanggal       : Rabu, 13 Sept 06
  Waktu                 : 19:00-22:00                
  Target Peserta     : 80 orang  
  
  Tahap I – III     :
  -          Pembukaan oleh PARYASOP
  -          Sekapur Sirih dari Pihak Tuan Rumah (SMA/ ASRAMA YASOP)
  -          Pelatihan oleh Tutor
  -          Tanya Jawab
  -          Latihan Singkat oleh Peserta dikoordinasi Tutor
  -          Penutup
  
  MEDAN:    
          TAHAP I
  Hari/ Tanggal       : Selasa, 12 Sept 06
  Waktu                           : 09:00 – 12:00    
  Tempat                : (akan diinformasikan lebih lanjut)      
  Target Peserta     : 200 orang
    (150 dari sekolah tuan rumah, dan selebihnya  dari sekolah undangan)
          
  TAHAP II
  Hari/ Tanggal       : Selasa, 12 Sept 06
  Waktu                           : 14:00 – 17:00            
  Tempat                : (akan diinformasikan lebih lanjut)
  Target Peserta     : 200 orang          
    (150 dari sekolah tuan rumah, dan selebihnya  
    dari sekolah undangan)
  
  
          TAHAP I & II       :
  -          Pembukaan oleh PARYASOP
  -          Sekapur Sirih dari Pihak Tuan Rumah (KEPSEK SMA)
  -          Pelatihan oleh Tutor
  -          Tanya Jawab
  -          Latihan Singkat oleh Peserta dikoordinasi Tutor
  -          Penutup
  
  
  5.  NANING PRANOTO?
  Dra. Naning Pranoto, MA,  lahir di Yogyakarta, 6 Desember 1957.  
  Pendidikan formal yang pernah ditempuhnya: Akademi Sekretaris Santa Maria  Yogyakarta (1979);  Sekolah Tinggi Publisistik Jakarta (1985); Fakultas  Bahasa dan Sastra Universitas Nasional Jakarta (1986); English Language Centre Monash University, Australia (1996); Creative Writing – University of Western  Sydney – Australia (1999);  International Relations (Chinese Studies) Bond University, Australia (2001).
  
  Pengalaman kerja antara lain menjadi wartawati di Majalah Mutiara (Sinar Harapan Grup, 1977-1978), Majalah Kartini (1978-1980; 1982-1984), Pemimpin Redaksi Majalah Jakarta-Jakarta (1981-1982), Editor Majalah Dharma Wanita (1982-1990), Direktur Produksi PT Scorta Video-Film (1987-1990), Direktur Produksi Admella Productions (1991-1994), Penulis Naskah Sandiwara Radio  BBC  dan Rekaman Cerita di Sanggar  Prativi (1985-1992), Direktur Sinergy-21/Aneka Yess! (1997-2003)    dan mengasuh Majalah Anak-anak Favorit -Aneka Yess! Grup (2001-2003). Mulai Agustus 2003 – menjadi Pembina  Garda Budaya Indonesia dan Penjaga Gerbang  www.rayakultura.net (mulai Januari 2005 - )
  
  Aktif di berbagai organisasi sosial sejak tahun 1982, khususnya yang ada kaitannya dengan  pemberdayaan SDM dan  pelestarian lingkungan hidup. Antara lain tahun 1985 mendirikan Yayasan Duo Mandiritama  dan tahun 1997 mendirikan Sinergy-21 bersama Majalah Aneka Yess!.Tahun 2002 mendirikan Garda Budaya Indonesia didukung oleh para sastrawan, pendidik, motivator SDM dan aktivis pelestarian lingkungan hidup. Aktivitasnya di bidang ini sampai dengan akhir tahun 2003, telah mengunjungi kurang lebih 15.000 tingkat TK-SD-SLTP-SLTA dan Perguruan Tinggi dan mendapat beberapa Piagam Penghargaan. Aktivitas yang ditangani antara lain  menggelar  berbagai seminar, ceramah, pelatihan di berbagai sektor, antara lain: Kesehatan Alat Reproduksi, Pengembangan Kepribadian, Bina Profesi, Bina Menulis/Mengarang, Pelestarian Budaya,  dan Pelatihan Kerja. Sehubungan dengan berbagai kegiatannya ini ia  mendapat berbagai undangan dari  NGO dalam maupun luar negeri. Antara lain mengikuti workshop
 dan seminar di  Brazil, Belanda, Filipina,  Singapura, Malaysia,  Bangkok dan Australia.    
  
  Sekarang ini selain  memimpin  Garda Budaya Indonesia, aktif  sebagai penulis lepas dan  aktif sebagai dosen tamu di berbagai universitas dan dosen tetap di Universitas Nasional (mengajar Creative Writing dan Hubungan Internasional: Pengantar Sejarah Jepang dan  Studi Cina). Juga aktif sebagai tutor creative writing  dan menjadi pembicara dalam berbagai  seminar yang ada kaitannya ada kaitannya dengan  pemberdayaan dan  peningkatan kreativitas (SDM)   kaum muda .
  
  Hobinya menulis, sampai dengan tahun 2005 telah menghasilkan 18 judul novel dan ratusan cerita pendek.
  
  Novelnya antara lain:
  ·         Mumi Beraroma Minyak Wangi
  ·         Miss Lu
  ·         Musim Semi Lupa Singgah Di Shizi
  ·         Bella Donna Nova
  ·         Azalea Jingga, Angin Sorrento
  ·         Perempuan Dari Selatan dan Dialog Antar Dua Topeng
  ·         Wajah Sebuah Vagina
  ·         Sebilah Pisau Dari Tokyo (Kumpulan Cerita Pendek)
  ·         dan Kepada Pohon Lelaki (Kumpulan Puisi – Ekspresi Perilaku dan Karakter Lelaki dengan Segala Kegilaannya).  
  
  Karya non-fiksi: karya-karya ilmiah yang ditulis di berbagai jurnal serta menulis buku:
  ö        72 Jurus  Creative Writing (Seni Mengarang)
  ö        Kaki-kaki Pikiran
  ö        Ruang Perempuan (Seks, Pemikiran dan Uang)
  ö        Kekerasan Perempuan Terhadap  Pria  dan Kepada Pohon Lelaki (Kumpulan Puisi)
  
  Buku-buku yang baru diterbitkan  ø      The Art of Loving
  ø      The Art of Dating
  ø      Sex and Teens
  ø      Reach Goals and Career
  ø      Boys’ World, Boys’ Things
  ø      Reading For Leading
  ø      Selling Dream
  ø      The Art of Flirting
  ø      Management of Feelings
  ø      The Art of Making Friends
  ø      Seni Mendongeng
  ø      Penulisan Kreatif Untuk Anak
  ø      Terampil Menulis dan Mengarang
  
  Buku yang akan terbit  Kepada Pohon Lelaki (Kumpulan Puisi)
  
  
  
  6.  WHAT CAN U DO?
  
  Karena kegiatan ini adalah dari PARYASOP untuk BONAPASOGIT, maka silahkan berpartisipasi dengan apa yang bisa anda lakukan, al:
  1.     Panitia yang incharge saat ini sangat terbatas: Tiorida (L&D Dept) dan PARYASOP MEDAN (Bang Alon & Bu Helen).
  
  So, rekan-rekan PARYASOP MEDAN (Medan & Balige), kami sangat berharap kalian bisa terlibat baik langsung maupun tidak, saat pelaksanaan atau persiapan.
  
  Hubungi       TIORIDA 0812 6074841
                     ALONSO 0813 62300996
  
  2.     Jika ada yang memiliki link di sekolah-sekolah negeri maupun swasta di Medan, silahkan memberkan contact person tersebut kepada Tio.
  
  3.     Financial (cash) atau prasarana support (kendaraan-mis)
  
  
  LET’S DO IT TOGETHER 
   
  
   

                

 

     
 
 
 
 
Beri Tanggapan/Komentar (1 tanggapan/komentar)